Donat Ungu Kukus

Beberapa hari lalu saya nemu resep donat kukus tanpa telur di grup Natural Cooking Club/NCC. Ih lucu ya, donat kok dikukus he he. Kemarin saya coba eksekusi resep ini, ternyata Rayyaan suka. Karena dikukus donatnya memang jadi lebih soft. Pagi ini saya mencoba memodifikasi resepnya dengan menambahkan ubi ungu. Kebetulan masih ada satu buah ubi ungu nangkring di dapur. Ubinya saya rebus dan saya haluskan dengan ulekan. Berhubung saya ini tipe yang kurang telaten kalau harus ngulek-ngulek atau nguleni, jadi ubinya nggak terlalu halus dan donatnya nggak terlalu mulus hi hi. Tak apalah ya, yang penting Rayyaan suka, dan ibu saya juga bilang enak he he. Resep asli donat kukus tanpa telur ada di link NCC ini, diposting oleh Mbak Nana Wardhani. Kalau resep donat ungu kukus ya ada di blog ini he he.

Bahan:
1. 250 gr tepung protein sedang (saya pakai merk Segitiga Biru)
2. 5 gr ragi instan (saya pakai fermipan, kira-kira separuh bungkus)
3. 1 sachet susu kental manis putih (resep asli menggunakan susu bubuk, tapi saya ndak punya)
4. 2 sendok makan gula pasir (resep asli menggunakan 30 gr gula pasir)
5. 1 gelas kecil air hangat
6. 1 sdm margarin (resep asli menggunakan 25 gr margarin)
7. 1 buah ubi ungu ukuran sedang

Cara membuat:
1. Rebus/kukus ubi ungu, haluskan
2. Buat biang ragi dengan mencampurkan susu kental manis, fermipan, dan segelas kecil air hangat, aduk rata dan tutupi dengan serbet basah selama 10 menit
3. Campur terigu dan gula pasir, buat lubang di tengah, tuangkan biang ragi, aduk sebentar
4. Masukkan margarin dan ubi ungu, uleni
5. Bila adonan masih terasa lengket, tambahkan terigu lagi, uleni hingga kalis
6. Tutup wadah dengan serbet basah, diamkan selama 1 jam
7. Kempiskan adonan, bulatkan dan lubangi tengahnya, diamkan selama 10 menit
8. Olesi loyang dengan margarin dan taburkan terigu sebelum donat diletakkan di loyang
9. Panaskan pengukus, saat air sudah mendidih, bungkus tutup dandang dengan serbet/kain yang kering dan bersih
10. Masukkan loyang, kukus adonan selama kurang lebih 15 menit

Saya tidak sempat menghitung ya, untuk resep ini jadi berapa donat mini. Separuh adonan saya bentuk bulat saja, saya tempatkan di paper cup yang sudah diolesi margarin kemudian adonannya saya kukus. Jadi mirip bakpao ya he he. Yang bulat-bulat dikukus ini khusus untuk Rayyaan. Donat yang dikukus memang hasilnya lebih lembut, dan karena saya bentuk bulatan kecil jadi pas untuk tangannya Rayyaan, sekarang Rayyaan sedang makan donat kukus keempatnya. Untuk saya dan Eyangnya Rayyaan, saya buat donat yang dilubangi dan digoreng sebentar saja. Mau dikukus ataupun digoreng, donat tetap enaaaaaak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s